Tangerang-Jumat (07/10/22), SMK Strada Daan Mogot kembali melaksanakan seminar yang mengulas tentang “Sex Education” dengan tema ALARM DIRI. Seminar dilakukan secara offline di Aula SMK Damos. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa/siswi kelas X SMK Strada Daan Mogot. Seminar dipandu oleh Maria Margaretha Okta Nuri dan Katryn Gunadi serta dilanjutkan dengan sambutan dari Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Theresia Budiyanti.

Theresia Budiyanti-Wakasek Bidang Kurikulum SMK Strada Daan Mogot

Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Caroline Lisa Setia Wati, M.Pd., dan Steven Ebenheizer, S.Pd., serta mahasiswa Universitas Atma Jaya yang berjumlah 9 orang sebagai fasilitator, juga dukungan MPK/OSIS, guru Bimbingan Konseling (BK). Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi siswa/siswi agar mengenal tentang tubuh dan meningkatkan kesadaran diri. Siswa/siswi diingatkan untuk lebih waspada terhadap akibat dan berbagai dampak buruk dari seks bebas, kecanduan pornografi, bahaya penyakit kelamin dan dampak dari pergaulan yang salah.

Siswa antusias mengikuti seminar

Angel (X AK 3), salah satu siswi yang menghadiri seminar tersebut menyampaikan antusiasnya terhadap seminar Sex Education. Menurutnya, ini merupakan sebuah kesempatan untuk berdiskusi mengenai permasalahan yang terjadi di kalangan remaja.

Penyampaian materi sex education

Senada dengan hal itu, Komos (Kokoh Damos), Carlos (X AN 2) juga menyampaikan antusiasnya. Menurut Carlos, seminar mengenai Sex Education merupakan edukasi yang baik dan dibutuhkan bagi remaja masa kini.

Interaksi dalam seminar sex education

Yulietha Megarina, salah satu guru Bimbingan Konseling (BK) yang sedang magang turut antusias.

“Berjalan lancar dan sesuai rundown yang sudah dibuat, serta tanggapan murid-murid menikmati, merasa senang bisa dapat informasi baru/pengetahuan baru serta keren juga bisa berdinamika bareng teman-teman yang di luar kelas.” ujar Mega. (MS-DA)

Euforia siswa/siswi mengikuti seminar